Indonesia Science Expo 2019

Hasil gambar untuk Indonesia Science Expo 2019"
Sumber: ise.id
Indonesia sebagai negara berkembang akan mengarah menjadi negara maju yang diindikasikan dengan dominasi sektor industri dalam menunjang perekonomiannya. Peranan sektor industri dalam penggunaan energi selalu mendominasi dan terus meningkat. Oleh karena itu jaminan ketersediaan energi sangat menentukan keberlanjutan pembangunan industri.

Sesuai Kebijakan Energi Nasional, PP No. 79 Tahun 2014 bahwa target kapasitas listrik terpasang pada tahun 2025 adalah 115 GWe yang saat ini baru mencapai lebih kurang 50 GWe. Energi nuklir menjadi keniscayaan opsi untuk mengejar pemenuhan kebutuhan energi listrik ini mengingat kebutuhan kapasitas daya terpasang yang terus meningkat ini. Dari sisi kesiapan teknologinya, pembangunan PLTN yang merupakan implementasi pemanfaatan energi nuklir, selain akan membantu mengamankan pasokan listrik nasional juga akan memberikan leverage ekonomi dan industri nasional. Penyediaan listrik yang masif akan memberikan leverage ekonomi yang dapat langsung dirasakan. Disamping itu sifat PLTN yang memiliki teknologi dan berstandar keselamatan yang tinggi akan memberikan dampak pada standar kualitas industri nasional yang tinggi pula dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM).

Tujuan Kegiatan


  • Mensosisialisasikan kepada masyarakat tentang penggunaan teknologi nuklir.
  • Membangun kesadaran public dalam pemanfaatan dan pengawasan nuklir.
  • Menambah wawasan lapisan masyarakat tentang teknologi penggunaan nuklir.


Isi Kegiatan

Badan Tenaga Nuklir Nasional hadir pada Indonesia Science Expo (ISE) 2019 yang diselenggarakan di ICE BSD, 23-26 Oktober 2019. Pagelaran tahunan ini diselenggarakan oleh Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) bekerjasama dengan berbagai instansi dan universitas. Tahun ini, LIPI menyelenggarakan tiga kompetisi sains, National Young Inventor Award (NYIA), Lomba Karya Ilmiah Remaja (LKIR), dan kompetisi sains bergengsi, International Exhibition for Young Inventors (IEYI) yang ke-15, dilengkapi dengan pameran proyek sains Science and Innovation Exhibition. BATAN termasuk PTKRN turut meramaikan pada Science and Innovation Exhibition.(Serpong, 26/10)

Dalam rangkaian ISE 2019, PTKRN menampilkan hasil litbang terkait pengembangan teknologi reaktor nuklir, seperti simulator PLTN. PTKRN BATAN memperagakan simulator PLTN Tipe PWR 1000 MW dan HTGR 10 MW. Khusus yang terakhir, merupakan bagian dari pengembangan desain Reaktor Daya Eksperimental (RDE), yang telah dilaksanakan oleh PTKRN dalam lima tahun terakhir.

Tidak hanya simulator, PTKRN juga mempromosikan teknologi-teknologi lain seperti Infrared Thermography Camera, Vibrasimeter, Mesin Uji Creep, Acoustic Emission, Ultrasonic Test, dan Online Monitoring RSG-GAS. Melalui kesempatan ini, PTKRN BATAN berupaya mempromosikan secara luas terkait hasil litbang maupun layanan jasa pengujian.

Selain mempromosikan hasil litbang, PTKRN juga mensosialisasikan kepada masyarakat tentang penggunaan teknologi nuklir, khususnya terkait PLTN. Hadir dalam acara ISE 2019 ini berbagai kalangan mulai dari pelajar, mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi, berbagai lembaga penelitian dan pelaku industri, serta berbagai lapisan masyarakat umum. Dengan beragamnya demografi pengunjung, sosialisasi terhadap penggunaan teknologi nuklir ini dapat lebih menjangkau berbagai lapisan masyarakat.